Berita Terkini

Prodi S-2 Teknologi Pendidikan Gelar Workshop Ulas E-Modul untuk Pembelajaran di Era Digital

UNS - Rabu (4/1/2022), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan workshop bertajuk E- Modul Untuk Pembelajaran di Era Digital. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Cloud Meeting. 

Workshop yang sukses menghadirkan lebih dari 1000 guru dan dosen dari berbagai provinsi di indonesia ini, dibuka dengan sambutan oleh Kepala Prodi S-2 Teknologi Pendidikan UNS, Dr. Triana Rejekiningsih. Workshop kemudian dilanjutkan oleh penyampaian materi dari Dr. Eka Budhi Santosa, dosen prodi S-2 Teknologi pendidikan UNS dan Iwan  Maulana,M.Pd., alumnus S-2 Teknologi Pendidikan UNS.

Dalam sesi pemaparan materi, Dr. Eka Budhi menjelaskan bahwa terdapat dua media pembelajaran yang dapat digunakan di era digital ini. Media tersebut adalah media display dan media realita.

“Media display merupakan gambar yang memuat informasi atau pesan yang harus langsung dimengerti oleh yang melihatnya, tanpa harus dijelaskan secara lisan, seperti flip, chart, grafik, poster, bulletin board, dan sejenisnya. Sementara itu, media realita adalah alat penyampaian informasi yang berupa objek yang sebenarnya atau asli dan tidak mengalami perubahan yang berarti” terang Dr. Eka Budhi.

Pada sesi selanjutnya, materi dipaparkan oleh Iwan Maulana, M.Pd. Dalam materinya, beliau membahas tentang pengembangan e-modul. Berdasarkan penjelasanya, E-modul adalah modul yang ditampilkan dalam format elektronik yang bisa dihubungkan melalui link sebagai navigasi. Dengan adanya navigasi in, peserta diharapkan dapat menjadi lebih interaktife dengan program pembelajaran. Selain itu, E-modul juga dilengkapi dengan penyajian video tutorial, animasi serta audio untuk memperkaya media pembelajaran.

“Tujuan pengembangan e-modul ini untuk memperjelas dan mempermudah penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbal. Lalu, untuk mengatasi keterbatasan waktu, ruang dan daya dan daya indera serta meningkatkan motivasi dan gairah belajar bagi peserta didik. Selain itu juga untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam berinteraksi langsung dengan lingkungan dan sumber belajar lainnya”, ujar Iwan Maulana.

Dengan adanya e-modul ini diharapkan siswa mampu belajar mandiri  sesuai dengan kemampuan dan minatnya sehingga dapat mengukur dan mengevaluasi kinerja belajar mereka.